وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ ۚ وَكَانَ الْإِنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا
(Dan sesungguhnya Kami telah menjelaskan) (bagi manusia dalam Alquran ini bermacam-macam perumpamaan) lafal Min Kulli Matsalin berkedudukan menjadi sifat daripada lafal yang tidak disebutkan, artinya: suatu perumpamaan dari setiap jenis perumpamaan, supaya mereka mengambil pelajaran daripadanya. (Dan manusia adalah makhluk) yakni orang kafir (yang paling banyak membantah) paling banyak permusuhannya dalam kebatilan; lafal Jadalan adalah Tamyiz yang dipindahkan dari Isim Kaana. Maknanya: Permusuhan yang paling banyak dilakukan oleh manusia adalah dalam hal kebatilan.
Dan demi sesungguhnya Kami telah huraikan dengan berbagai-bagai cara di dalam Al-Qur’an ini untuk umat manusia, dari segala jenis contoh bandingan; dan sememangnya manusia itu, sejenis makhluk yang banyak sekali bantahannya. - Klik : Terjemahan Quran ppt
Dan demi sesungguhnya Kami telah huraikan dengan berbagai-bagai cara di dalam Al-Qur’an ini untuk umat manusia, dari segala jenis contoh bandingan; dan sememangnya manusia itu, sejenis makhluk yang banyak sekali bantahannya. - Klik : Terjemahan Quran ppt
-------------------
ReplyDeleteMakna ( صَرَّفْنَا )
-------------------
Kami memalingkan / palingkan
Kami Ulang-ulangi
Kami Menjelaskan
Kami Huraikan
Kami menukar-nukarkan
DeleteKami membuat bermacam-macam
---------------
ReplyDeleteMakna ( صَرَّفْنَا ) - Tukar-tukar
---------------
Perkataan صَرَّفْ bermaksud ‘tukar-tukar’ – alternate. Allah tukar-tukar perkataan dalam berbagai cara untuk menjelaskan kepada manusia. Kerana ada orang yang faham dengan cara begini dan ada orang yang faham dengan cara lain pula. Sebagaimana seorang guru yang baik akan cuba beri berbagai contoh untuk bagi anak murid dia faham.
---------------
ReplyDeleteAnalogi / Perbandingan
---------------
Quran Menggunakan pelbagai analogi
مِـــــنْ كُلِّ مَثَلٍ
----------------
Allah berhujah dalam Qur’an dengan berbagai cara dan Allah telah beri berbagai contoh bandingan. Ini adalah kerana manusia senang faham sesuatu perkara dan konsep melalui cara analogi. Sebagai contoh, katakanlah pelajar sekolah sudah faham tentang kerajaan di Malaysia ini. Katakanlah guru kena mengajar anak murid dengan kerajaan Melaka purba. Maka guru akan kata: “Parameswara itu macam Perdana Menteri kita sekarang.”
----------------
Analogi adalah satu cara yang amat baik dan banyak sekali digunakan dalam Qur’an. Tapi perumpamaan-perumpamaan itu kenalah dipelajari baru boleh faham. Kerana kadangkala kalau baca sahaja, tidak dapat faham kerana perbandingan itu adalah perbandingan yang tinggi pemahamannya. Ia memerlukan kupasan dari ulama tafsir yang telah mencari cara untuk menjelaskannya kepada kita.
--------------------
ReplyDeleteBandingan Orang Yang Menafqahkan Hartanya pd Jalan Allah
Baqarah Ayat 261
--------------------
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍۢ مِّاْئَةُ حَبَّةٍۢ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
-----------------
ReplyDeleteBandingan Orang-orang yang Munafiq
-----------------
Baqarah Ayat 17
-----------------
مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ ٱلَّذِى ٱسْتَوْقَدَ نَارًا فَلَمَّآ أَضَآءَتْ مَا حَوْلَهُۥ ذَهَبَ ٱللَّهُ بِنُورِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِى ظُلُمَٰتٍۢ لَّا يُبْصِرُونَ
-------------------
ReplyDeleteManusia Makhluk Yang Paling Banyak Membantah - Suka Berjidal
-------------------
وَكَانَ الْإِنْسٰنُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا
-------------------
Tapi walaupun telah diberikan dengan berbagai cara untuk ajar manusia, tapi ramai yang masih tetap hendak membantah sahaja. Begitulah ada jenis manusia yang dalam setiap perkara, nak membantah sahaja. Bila mereka dengar sesuatu, perbuatan pertama mereka akan hendak menolak. Mereka bukan hendak dengar dulu, tapi terus sahaja hendak membantah.
-------------------
Terjemahan Quran Surah Kahfi 54 ppt
ReplyDeletehttps://docs.google.com/presentation/d/1-MaU72ep_HAFe1klvXmqWCHlfV4tp80RBkeDOtm9egI/edit?usp=sharing
-----------------
ReplyDeleteجدلا
-----------------
Membantah / Membangkang perkara yang benar / yang hak / Memusuhi kebenaran / Permusuhan dalam menegakkan kebatilan / Memegakkan benang yang basah iaitu cuba menegakkan sesuatu yang mustahil berhasil / cuba mempertahankan sesuatu yang tidak benar.
Bagai enau di dalam belukar, melepaskan pucuk masing-masing
ReplyDeleteMaksud:
1. Tiada muafakat dalam sesuatu perbincangan.
2. Semua orang hanya mahu menyelamatkan diri sendiri.
3. Mementingkan diri sendiri.
------------------
ReplyDeleteAllah Taala tidak malu untuk membuat satu perumpamaan [ yang benar ] walaupun berupa seekor nyamuk atau yang lebih rendah daripada itu krn itu adalah tamsilan yang berguna dan bermanfaat bagi orang-orang yang mendokong kebenaran ( iaitu orang-orang yang beriman ).
------------------
إِنَّ اللَّهَ لا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا [البقرة:26]؟
------------------
---------------------
ReplyDeleteMengapa pentingnya membuat analogi
---------------------
Pentingnya untuk menganalogikan sesuatu adalah untuk membantu mengarahkan seseorang agar lebih mudah difahami dan dimengertikan. Analogi diciptakan untuk memperkuat argumentasi / hujah kita. Ia juga adalah perumpamaan persamaan.
---------------------
Contoh
---------------------
رَأَيْتُ الأسدَ يَخْطُبُ عَلَى الْمِنْبَرِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ
فِي الْبَيْتِ قَمَرٌ يَطْبَخُ الأَرُزَّ
الْوَقْتُ كالسَّيْفِ إِنْ لَمْ تَقْطَعْهُ قَطَعَكَ
أقوال الملوك كالسيوف المواضي في القطع والبت
---------------------
------------------
ReplyDeleteِApa itu Analogi
------------------
Analogi itu perumpamaan persamaan, yang mana itu boleh dan mampu menjadi jembatan untuk seseorang memahami sesuatu, lebih2 lagi tidak semua otak manusia sama dalam kecepatan memahami sesuatu. contoh : " Di bandar2 akses internet begitu pantas, tapi bila masuk kampung-kampung akses internet akan jadi lambat".
Ada orang yang cepat faham tetapi ada beberapa orang akan bingung, cepatnya dan lambatnya seperti apa? lambatnya itu macammana?
berbeza jika sebut kalimatnya seperti ini
" Di bandar2 akses internet begitu pantas seperti kilat menyambar, tapi bila masuk kampung-kampung akses internet akan jadi lambat macam siput babi".
tanpa penjelasan lebih lanjut pun orang awam akan paham.
--------------------------
ReplyDeleteSurah A'raf 176
--------------------------
وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَٰهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُۥٓ أَخْلَدَ إِلَى ٱلْأَرْضِ وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ ۚ فَمَثَلُهُۥ كَمَثَلِ ٱلْكَلْبِ إِن تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَث ۚ ذَّٰلِكَ مَثَلُ ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا ۚ فَٱقْصُصِ ٱلْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
--------------------------
Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.
----------------------
Perumpamaan orang ini adalah seperti anjing, bila kamu usir dia atau kamu biarkan saja dia, dia akan menjulurkan lidahnya dalam dua keadaan tersebut.
----------------------
Kerakusannya terhadap dunia tak ubahnya seperti anjing yang terus-menerus menjulurkan lidahnya, seekor anjing saat posisi duduk akan menjulurkan lidahnya, dan ketika dihalau pun akan menjulurkan lidahnya. Itulah perumpamaan bagi orang-orang sesat yang mendustakan ayat-ayat Kami.
-----------------------
Namun orang itu sudah terpaut dengan dunia dan mengikuti nafsu syahwatnya. Perumpamaan dirinya seperti seekor anjing, jika kamu mengejarnya, ia akan menjulurkan lidahnya; dan jika kamu membiarkannya, ia juga akan menjulurkan lidahnya, karena itu sudah menjadi tabiatnya.
----------------------
Pendapat lain mengatakan maknanya adalah apabila kamu menasehatinya niscaya dia akan tetap tersesat, dan apabila kamu tidak menasehatinya dia juga akan tersesat; karena dia dalam kesesatan yang terus-menerus sebab ia berlepas diri dari ayat-ayat tuhannya. Dia bagaikan seekor anjing yang apabila ia berlutut, ia menjulurkan lidahnya, dan apabila ia lari diusir ia juga menjulurkan lidahnya.
barangsiapa yang tidak dikendalikan oleh ilmunya dari sesuatu yang keji, kekejian itu kebiasaan dirinya, dan tidak sama sekali ia mengambil manfaat dari ilmu tersebut, maka tidaklah keadaan dirinya hanya seperti anjing yang mengulurkan lidahnya meskipun kamu menerima ataupun kamu menolaknya, dan itu adalah keadaan terburuk dari seekor anjing.
ReplyDelete---------------------
ReplyDelete2 Perumpamaan Dlm Quran
---------------------
Di dalam al-qur'an Allah membuat dua perumpamaan yang menggambarkan seseorang menjadi lebih buruk dari keadaan dirinya yang sebenarnya, Allah berfiman : { فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ } , dan Allah berfirman : { مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا } "Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal" [ Al-Jumu'ah : 5 ]. Pada perumpamaan pertama menggambarkan seorang 'alim yang sesat dan melenceng dari ilmu yang bermanfaat, ia kerap mengulurkan lidahnya demi syahwat kejinya. Dan adapaun perumpamaan kedua menggambarkan orang-orang yang membawa taurat di kepala mereka, akan tetapi sedikitpun mereka tidak mengambil manfaat dari taurat itu, maka apakah yang membedakan antara mereka dengan keledai yang membawa buku di atas punggungnya ?.